6 Tips Memilih Speaker untuk Rumah yang Bagus

Vannia Rie

Terdapat beberapa aspek yang sebaiknya diperhatikan saat membeli speaker untuk rumah. Perhatian terhadap aspek-aspek tersebut ditujukan agar Anda menemukan speaker yang pas dan sesuai dengan kebutuhan.

Contoh sederhana hal yang diperhatikan saat membeli speaker, seperti memilih speaker full range atau woofer? Speaker bluetooth atau tidak? Speaker besar atau kecil?. Nah, sebaiknya harus memilih yang mana?

Oleh karena itu, pada artikel singkat ini, kami akan bagikan beberapa tips, hal-hal apa saja yang diperhatikan saat membeli speaker untuk rumah nantinya.

Tips #1: Pilih Speaker Home Theater

%name
panasonic.com

Cara paling mudah untuk membeli speaker rumah yang sesuai dengan kebutuhan adalah membeli home theater speaker. Speaker yang telah dirancang khusus oleh vendor elektronik untuk penggunaan di dalam ruangan, seperti rumah.

Tak banyak aspek atau pertimbangan lain yang perlu dicermati bila memilih speaker ini. Suara yang dihasilkan seperti berada di bioskop, bass, gitar, piano, dan vocal terdengar lebih jelas. Selain itu, terdapat pula pilihan untuk mengatur penataan audio untuk sekeliling rumah sehingga duduk dimana saja kualitasnya akan serupa.

Sayangnya, harga untuk satu set speaker home theater cukup tinggi. Umumnya ada di harga Rp 2 s.d 4 jutaan. Misalnya home theater Sony BDV-E2100 yang ada di harga Rp 3,5 juta. 

Namun bukan masalah bila budget belum mencukupi, Anda bisa mempertimbangkan pilihan speaker lain, seperti speaker aktif, speaker aktif portable, dan beberapa tipe speaker lainnya yang juga bagus.


Tips #2: Pilih Speaker Aktif untuk Harga Terjangkau dan Praktis

%name
id.yamaha.com

Pilihan berikutnya tanpa pusing lagi, Anda bisa mempertimbangkan memilih speaker aktif untuk pengalaman audio yang juga memukau.

Dengan 1 box, Anda sudah bisa mendengarkan musik, radio, dan karaoke ria bersama keluarga. Speaker ini cocok baik bagi penggunaan bersama di rumah maupun media bermain untuk anak, misalnya karaoke dan berlatih bernyanyi.

Sebab, pada speaker aktif selain fitur pemutar musik dan radio, terdapat pula fitur input mic untuk karaoke. Kemudian, settingan lanjutannya juga bisa Anda atur melalui panel di belakang speaker. Mulai dari pengaturan treble, bass, echo, volume, dan volume mic.

Dari sisi harga, speaker aktif juga cukup bervarian. Mulai dari Rp 200.000an Anda sudah bisa memboyong speaker aktif ke rumah. Namun, bila menginginkan speaker aktif yang kualitas serta desainnya lebih modern, harga Rp 600 hingga 800 ribuan sudah mencukupi.

Untuk rekomendasi produknya Anda bisa cek di Rekomended. Menurut kami, pemilihan produknya cukup bervariasi mulai dari budget Rp 200 ribuan hingga 6 jutaan, serta kualitas suara juga ditampilkan pada artikel di Rekomended.com tersebut.

Terakhir, speaker aktif juga tersedia yang sifatnya portable dan bluetooth. Jadi, meskipun tidak ada listrik, speaker aktif akan tetap nyala karena ada baterai. Begitu pula dengan koneksi bluetooth, Anda bisa melakukan connect speaker dengan perangkat lainnya, misalnya HP.


Tips #3: Ketahui Kebutuhan Penggunaan

Bila masih ragu memilih speaker yang mana, sebaiknya awali dengan mengetahui kebutuhan penggunaan speaker kedepannya. Penggunaan speaker dalam ruangan untuk mendengarkan musik saja, + karaoke, atau + pengalaman yang memuaskan.

Rekomendasi dari kami selain home theater dan speaker aktif, Anda dapat memilih speaker woofer karena mampu menghasilkan suara rendah yang soft. Mendengarkan lagu melow cukup puas dengan speaker jenis ini.

Beberapa jenis speaker yang cocok untuk rumah: speaker bluetooth, speaker soundbars, dan loudspeaker untuk suara yang lebih kuat.

Lalu, sebaiknya tidak memilih speaker jenis full range karena speaker jenis ini ditujukan untuk luar ruangan (outdoor). Misalnya, acara di lapangan, upacara, dan kegiatan outdoor lainnya.


Tips #4: Perhatikan Ukuran Diameter Speaker

Untuk speaker rumah, sebaiknya pilih speaker dengan diameter sekitar 8 s.d 15 inch. Dengan ukuran diameter ini, nada yang dihasilkan lebih rendah sehingga Anda dapat mengatur volume lebih rendah. Misalnya mendengarkan musik atau nonton film di malam hari, volume-nya bisa lebih dikecilkan.

Bila kita melihat ukuran dari speaker utama pada home theater juga tidak terlalu besar, sekitar 15 inch atau kurang.


Tips #5: Cek Kelenturan Daun Speaker (Jika Memungkinkan)

Bila memungkinkan, ada baiknya Anda mengecek juga kelenturan dari daun speaker. Semakin lentur daun speaker, maka suara atau nada rendah yang dihasilkan oleh speaker tersebut semakin halus dan empuk. Jadi, pengalaman audio menjadi lebih baik.


Tips #6: Pertimbangkan 2 Way atau 3 Way

Pada speaker dengan sistem 2 way terdapat dua jenis speaker, yakni midbass dan tweeter. Sementara itu, pada speaker 3 way terdapat tiga jenis speaker, yakni midbass, tweeter, dan midrange.

Kelebihan 3 way adalah adanya suara atau audio yang lebih detail. Pada speaker sistem ini, Anda dapat mendengarkan efek dari petikan gitar, bass, piano, dan vokal lebih detail & kompleks. Sementara itu, speaker 2 way juga tidak kalah bagus hanya saja detail dari audio tidak se-detail speaker 3 way.

Bila untuk mendengarkan musik, radio, atau podcast maka speaker dengan sistem 2 way sudah mencukupi.

Nah, itulah 6 tips sederhana dalam membeli speaker untuk rumah. Semoga bermanfaat dan Anda menemukan pilihan yang sesuai.

Vania - Dekadeko

Penulis

Vannia Rie

A dreamer, designer, dan home-decor enthusiast.

    Tinggalkan komentar