Gaya Desain Arsitektur

Konsep arsitektur memang beragam. Seiring perkembangan zaman dan kebutuhan akan sebuah rumah yang nyaman, gaya desain arsitektur pun menjadi lebih beragam dari sebelumnya.

Jika sebelumnya kita mungkin hanya mengenal konsep minimalis sebagai konsep dominan dalam rumah modern, di masa sekarang lebih ada banyak pilihan konsep yang bisa dipilih.

Berikut ini ada beberapa ragam konsep desain arsitektur rumah terbaik dan inspirasinya.

Arsitektur Minimalis

arsitektur-minimalis
pixabay.com

Arsitektur minimalis merupakan sebuah konsep desain yang berbasiskan bentukan yang sederhana.

Biasanya konsep ini mengikuti bentukan dasar dengan finishing yang tidak terlalu mencolok.

Pemilihan warna dan bahan biasanya polos tanpa ornamen yang berlebihan.

Konsep minimalis cocok untuk bangunan hunian di perkotaan, dimana lahan sudah semakin sempit.

Kebanyakan bangunan hunian berkonsep minimalis menggunakan atap datar dak beton. Namun tidak menutup kemungkinan atap miring maupun limasan masih dipergunakan.


Arsitektur Modern

arsitektur-modern
unsplash.com

Periode perkembangan arsitektur modern dimulai pada sekitar tahun 50-an hingga 60-an.

Ciri khas dari bangunan arsitektur modern ini menentang kaidah arsitektur klasik.

Misalnya menggunakan bentukan kubus dengan atap datar yang rendah.

Namun memiliki jendela horizontal yang lebar dan besar. Konsep ini kebanyakan menggunakan material finishing yang mahal, seperti kayu, marmer, maupun batu.


Arsitektur Kontemporer

arsitektur-kontemporer
unsplash.com

Lain halnya dengan arsitektur minimalis, konsep arsitektur kontemporer secara garis besar adalah konsep yang mengikuti perkembangan zaman.

Kontemporer biasanya dibentuk berdasarkan arsitektur tradisional yang sudah mengalami modernisasi.

Sehingga konsep tradisional tetap ada, namun diolah dengan bentuk yang lebih modern.

Oleh karena itu, konsep kontemporer ini akan terus berubah seiring dengan perkembangan waktu.

Misalnya, kontemporer di era 2000-an akan berbeda dengan konsep kontemporer di era 2020-an.


Arsitektur Tropis

arsitektur-tropis
pexels.com

Arsitektur tropis adalah sebuah konsep arsitektur yang sesuai dengan negara beriklim tropis.

Ciri khas dari arsitektur tropis adalah banyaknya bukaan berupa jendela untuk memasukkan cahaya matari dan angin ke dalam rumah.

Sementara itu atap bangunan biasanya adalah atap miring, baik itu pelana, perisai, ataupun limasan.

Tujuannya adalah untuk memudahkan air hujan turun. Hal ini sesuai dengan iklim tropis, yang mendapatkan sinar matahari dan hujan hampir sepanjang tahun.


Arsitektur Klasik

arsitektur-klasik
pixabay.com

Tidak hanya konsep arsitektur minimalis modern saja yang kerap kali dijadikan acuan, arsitektur klasik pun masih mendapatkan tempat yang cukup banyak di hati para penggemarnya.

Ciri dari arsitektur klasik ini adalah memiliki banyak ornamen dan detail, baik dari sisi eksterior maupun interior.

Selain itu, arsitektur klasik ini biasanya memiliki bentuk yang simetris, lengkap dengan dua tiang klasik sebagai point of interest.

Detail klasik lainnya biasanya ada di lis plafon, railing, lis pintu jendela, dan semisalnya.


Arsitektur Skandinavia

arsitektur-skandinavia
pixabay.com

Konsep aristektur skandinavia yang berasal dari Eropa ini masih sangat digemari hingga saat ini.

Ciri-cirinya antara lain penggunaan warna yang dominan putih. Sementara itu furnitur biasanya berwarna hitam atau berwarna kayu terang.

Walaupun sederhana, arsitektur skandinavia ini juga cukup detail dalam pemilihan bentuk furniturnya.

Mulai dari lampu, bentuk kursi, meja, dan sebagainya. Konsep ini menciptakan suasana yang lebih lapang dan sangat cocok untuk ruang keluarga yang nyaman.


Arsitektur Bohemian

arsitektur-bohemian
pixabay.com

Gaya arsitektur bohemian lebih banyak ditemukan di desain interior. Konsep ini berasal dari populasi Gipsi yang tiba di Eropa pada sekiutar abad ke-13.

Orang-orang Gipsi berasal dari India dan kemudian membawa pengaruh yang cukup besar untuk konsep desain arsitektur kala itu.

Ciri arsitektur bohemian adalah banyaknya corak dan warna pada pemilihan furnitur. Selain itu biasanya juga ada sentuhan emas dan pola-pola personal yang cukup ramai.


Arsitektur Industrial

arsitektur-industrial
pixabay.com

Saat ini, konsep bangunan industrial sedang populer.

Banyak cafe maupun restoran yang mulai melirik arsitektur industrial untuk konsep utamanya. Konsep ini juga cocok untuk konsep hunian rumah.

Cirinya adalah menggunakan material atau bahan unfinished, misalnya beton yang tidak diplester, bata ekspos, metal, atau kayu yang tidak dipoles.

Konsep ini sebenarnya berkembang pesat pada sekitar tahun 60-an hingga 70-an.

Cocok untuk membuat rumah yang efisien dengan penggunaan material sehingga lebih murah.


Arsitektur Green

arsitektur-green
unsplash.com

Green architecture atau arsitektur hijau lahir karena issue-issue global warming beberapa dekade belakangan ini.

Industri arsitektur sendiri dianggap sebagai penyumbang global warming yang cukup besar.

Sehingga, muncul ide-ide untuk membuat bangunan yang lebih ramah lingkungan.

Diharapkan konsep ini dapat meminimalisir dampak dari perubahan iklim.

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menciptakan green architecture, misalnya dengan membuat green roof, menciptakan pendinginan alami pada bangunan sehingga lebih hemat energi, menggunakan material yang lebih ramah lingkungan, dan sebagainya.


Arsitektur Vernakular

arsitektur-vernakular
pinterest.com

Arsitektur vernakular adalah arsitektur tradisional, dimana konsep arsitektur ini terbentuk dari proses yang sangat lama di masa lalu.

Arsitektur ini berkembang dari proses adaptasi masyarakat setempat dengan kebudayaan, kearifan lokal, maupun kondisi iklim dan geografis.

Pembentukan konsep arsitektur vernakular ini juga bisa dipengaruhi oleh kondisi sosial masyarakat dan juga keagamaannya.

Di Indonesia sendiri ada beberapa daerah yang masih hidup di bawah arsitektur vernakular, misalnya Toraja.


Arsitektur Nusantara

arsitektur-nusantara
unsplash.com

Arsitektur nusantara adalah konsep arsitektur yang diwariskan oleh nenek moyang di Indonesia.

Arsitektur nusantara di daerah yang satu akan berbeda dengan daerah lainnya. Hal ini dikarenakan iklim dan kondisi geografis yang sangat mempengaruhi perkembangan arsitektur di masa lalu.

Misalnya, rumah panggung kebanyakan ditemukan di daerah rawa atau pesisir. Sementara daerah di daratan biasa kebanyakan tidak menggunakan konsep rumah panggung.

Konsep arsitektur nusantara juga kerap kali dijadikan acuan untuk mengembangkan arsitektur kontemporer hingga modern.


Arsitektur Bali

arsitektur-bali
pexels.com

Bali merupakan sebuah daerah yang masih sangat kental dengan nuansa tradisionalnya, termasuk dari segi arsitektur.

Di Bali, sangat banyak ditemukan rumah berarsitektur Bali, baik yang tradisional maupun yang kontemporer.

Ciri rumah Bali biasanya menggunakan material alami, baik dari kayu maupun bambu.

Selain itu rumah Bali memiliki tatanan ruang yang khas, mulai dari adanya pura, lumbung, bale tiang sanga, lawang, natah, hingga bale sakepat.

Bangunan dengan ciri ini banyak ditemukan di perkampungan tradisional Bali.


Arsitektur Lanskap

arsitektur-lanskap
unsplash.com

Desain arsitektur lanskap merupakan sebuah konsep penataan kawasan yang biasanya memiliki skala yang lebih besar.

Konsep ini cocok untuk pembangunan lingkungan taman rekreasi atau hunian yang membutuhkan penataan taman yang luas.

Biasanya, penataan lanskap akan diperhitungkan mulai dari perencanaan ruang, material, jalur sirkulasi, hingga pemilihan jenis tanaman serta pemeliharaannya.


Arsitektur Art Deco

arsitektur-art-deco
pixabay.com

Konsep arsitektur Art Deco mulai berkembang pada sekitar tahun 1920 hingga 1939. Konsep ini masuk ke Indonesia saat masa penjajahan kolonial Belanda.

Di beberapa tempat, masih bisa dijumpai rumah atau bangunan warisan penjajahan yang menggunakan konsep Art Deco.

Cirinya adalah menggunakan bentukan geometris yang lebih bervariasi jika dibandingkan dengan arsitektur klasik.

Art Deco ini pun terdiri dari beberapa jenis, antara lain floral deco, zigzag deco, neo-clasiccal deco, dan streamline deco.


Bila Anda hendak membangun rumah dengan konsep desain arsitektur di atas, Anda bisa menggunakan jasa desain rumah.

Salah satunya di fastwork.id. Untuk mendapatkan penyedia jasa terbaik, Anda bisa mengunjungi websitenya langsung di: https://fastwork.id/3d-2d-model.

Vannia R

a dreamer, designer, and home-decor enthusiast.

Tinggalkan komentar